Mengenal Lebih Dekat Kampung Kebonjati, Rembes Tegalgubug



ketakketikmustopa.com, Kampung Kebonjati merupakan salah satu perkampungan yang terbilang masih muda di wilayah Rembes, Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Meskipun usianya relatif baru, kampung ini berkembang cukup pesat dan kini menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi puluhan keluarga yang hidup berdampingan dalam suasana kekeluargaan.

Secara geografis, Kampung Kebonjati berada di lokasi yang cukup strategis. Di sebelah utara dan selatan kampung ini berbatasan dengan Pasar Sandang Tegalgubug yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan tekstil terbesar di kawasan Cirebon. Sementara di sebelah timur berbatasan dengan Kampung Timur Leste, dan di sebelah barat berbatasan langsung dengan Jalan Rembes yang menjadi akses utama keluar masuk wilayah tersebut.

Jika menelusuri sejarahnya, Kampung Kebonjati pada awalnya bukanlah kawasan permukiman. Dahulu, wilayah ini merupakan hamparan persawahan dan perkebunan yang dimiliki oleh seorang tokoh masyarakat bernama H. Abdul Ajid. Di area tersebut banyak ditumbuhi tanaman jambu kelutuk serta pernah berdiri sebuah pohon jati yang menjadi penanda khas wilayah tersebut. Dari keberadaan pohon jati itulah kemudian muncul nama “Kebonjati”.

Sekitar awal tahun 2010-an, lahan pertanian tersebut mulai dikembangkan menjadi area kapling tanah untuk permukiman. Seiring waktu, rumah-rumah mulai berdiri satu per satu hingga akhirnya terbentuk sebuah lingkungan pemukiman yang kemudian dikenal sebagai Kampung Kebonjati. Kini, usia kampung ini diperkirakan telah mencapai sekitar 15 tahun.

Walaupun tergolong kampung baru, pertumbuhan penduduk di Kebonjati cukup signifikan. Saat ini kampung tersebut dihuni oleh lebih dari 100 orang warga yang terdiri dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. Dalam kawasan tersebut telah berdiri sekitar 40 bangunan rumah warga yang membentuk lingkungan permukiman yang rapi dan tertata.

Selain rumah tinggal, Kampung Kebonjati juga memiliki beberapa fasilitas pendukung yang menunjang aktivitas masyarakat. Di antaranya terdapat Mushola Al-Falah yang menjadi pusat kegiatan ibadah warga, dua bangunan kos-kosan, dua area lapangan parkir, empat bangunan gudang, satu lapangan bulu tangkis sebagai sarana olahraga, serta satu sanggar senam yang menjadi tempat kegiatan kebugaran masyarakat.

Secara administratif, Kampung Kebonjati berada di wilayah Blok 5, Kebonjati Rembes dengan RT/RW 07/09, Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Masyarakatnya dikenal memiliki semangat kebersamaan yang kuat dan mampu mengelola berbagai kegiatan sosial secara mandiri.

Dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, warga Kebonjati secara rutin mengadakan berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Di antaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, peringatan Isra Mi’raj, perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap bulan Agustus, serta berbagai program unggulan selama bulan suci Ramadhan.

Khusus pada bulan Ramadhan, kegiatan keagamaan di Kampung Kebonjati berlangsung cukup semarak. Beberapa program yang rutin dilaksanakan antara lain kegiatan khatam Al-Qur’an bersama warga, pengajian kitab kuning seperti kitab Asrorus Shaum yang diasuh oleh Kang Agus Salamun, kitab Irsyadul Ibad oleh Kang Dede Mu’tashim Bih, serta kajian kitab Bidayatul Hidayah yang juga dibimbing oleh Kang Agus Salamun.

Selain kegiatan kajian keagamaan, warga juga mengadakan acara buka puasa bersama yang mempererat tali silaturahmi antarwarga. Rangkaian kegiatan Ramadhan tersebut kemudian ditutup dengan acara Halal Bi Halal yang dilaksanakan setelah shalat Idul Fitri sebagai momentum saling memaafkan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Dengan semangat kebersamaan, religiusitas, serta kemandirian warganya, Kampung Kebonjati terus berkembang menjadi lingkungan yang harmonis dan penuh nilai kekeluargaan. Meskipun masih tergolong perkampungan baru, Kebonjati telah menunjukkan potensi sebagai komunitas masyarakat yang aktif, religius, dan solid dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar